Final Srikandi Merdeka Cup 2026: Thailand Jadi Ujian Berat Garuda Pertiwi
Sabtu, 22 Agustus 2026 | 11:00
Penulis: Arif S

Tim U-16 putri Indonesia akan mendapatkan ujian berat saat menghadapi Thailand pada final Srikandi Merdeka Cup 2026. Pelatih Timo Scheunemann melihat pertandingan itu bukan semata-mata kesempatan mengangkat trofi, tetapi juga untuk menambah pengalaman dan menguji mentalitas para pemain muda Garuda Pertiwi.
Indonesia memastikan satu tempat di partai puncak setelah mengalahkan Yordania 3-0 pada semifinal di Supersoccer Arena, Kudus, Jawa Tengah, Jumat.
Di final, Kesya Arabela dan kolega akan menghadapi Thailand yang melaju setelah menghajar Malaysia dengan skor 5-1.
BACA JUGA
Garuda Pertiwi vs Yordania, Timnas Putri U-16 Yordania Bidik Final Srikandi Merdeka Cup
Taklukkan Yordania, Putri Nusantara Tetap Gagal Lolos Semifinal Srikandi Merdeka Cup 2026
Pelatih Akira Tak Puas Menang 3-1, Garuda Pertiwi Tetap Kejar Tiket Semifinal
Bagi Timo, menghadapi tim dengan kualitas seperti Thailand merupakan pengalaman yang sangat dibutuhkan skuadnya dalam proses pembentukan pemain.
"Kalau mereka besok lusa main lawan Thailand itu sebuah pengalaman yang luar biasa dan itu yang kami cari," ujar Timo Scheunemann dalam konferensi pers.
Pelatih berusia 52 tahun menegaskan keberhasilan membentuk pemain berkualitas merupakan target utama. Karena itu, gelar juara bukan menjadi satu-satunya ukuran keberhasilan tim.
"Karena saya selalu mau mencetak pemain. Karena mencetak pemain itu jangka panjang, jangka panjang. Kalau sampai kami juara pun pialanya itu bonus," kata Timo.
Timo Ingin Pemain Mendapat Jam Terbang
Menurut Timo, para pemain Indonesia membutuhkan lebih banyak jam terbang pertandingan dengan tingkat kesulitan tinggi.
Kesya Arabela dan rekan-rekannya sudah mendapatkan pengalaman menghadapi lawan tangguh di Piala AFF U-16 2026 saat melawan Australia dan Vietnam.
Timo menilai Thailand merupakan salah satu kekuatan utama sepak bola putri di kawasan Asia Tenggara, bersama Vietnam dan Australia.
Karena itu, pertandingan final akan memberikan gambaran lebih jelas mengenai kemampuan pemain Indonesia ketika menghadapi lawan dengan kualitas lebih tinggi.
Pertandingan semacam ini akan membantu pemain membangun keberanian dan kepercayaan diri sejak usia muda.
Final Jadi Ujian Mentalitas Tim
Bagi Timo, pengalaman menghadapi lawan kuat merupakan investasi untuk masa depan. Ia ingin para pemain terbiasa menghadapi tekanan, terutama ketika pertandingan memasuki fase penting.
Pertandingan melawan Thailand sekaligus menjadi kesempatan bagi jajaran pelatih untuk mengukur perkembangan tim setelah menjalani berbagai agenda internasional.
Indonesia datang ke final dengan kepercayaan diri setelah kemenangan telak 3-0 atas Yordania. Namun, Thailand akan menghadirkan tantangan berbeda karena memiliki kualitas dan pengalaman lebih tinggi.
Timo tidak ingin anak asuhnya hanya mengejar hasil. Ia ingin mereka belajar bagaimana merespons tekanan, membaca pertandingan, dan menjaga konsentrasi saat berhadapan dengan pemain yang lebih tangguh.***











Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!