Argentina Dijatuhi Sanksi FIFA, Hukuman Leandro Parades Paling Berat
Sabtu, 22 Agustus 2026 | 12:57
Penulis: Arif S

FIFA menjatuhkan sanksi kepada sejumlah pemain dan ofisial Timnas Argentina berupa larangan bermain dan denda. Sanksi dijatuhkan buntut keributan seusai laga final Piala Dunia 2026 melawan Spanyol pada Juli lalu. Sementara Asosiasi Sepak Bola Argentina (AFA) dijatuhi sanksi finansial dan pembatasan jumlah penonton untuk pertandingan kandang.
Berdasarkan rilis resmi FIFA, empat pemain Argentina yang mendapat hukuman adalah Leandro Paredes, Nahuel Molina, Thiago Almada, dan Pablo Martin Paez Gavira.
Paredes menerima hukuman paling berat, berupa larangan bermain dalam 10 pertandingan serta denda sebesar 90.000 dolar AS.
BACA JUGA
AFA dan Sejumlah Pemain Argentina Diselidiki FIFA, Ini Dugaan Pelanggarannya
FIFA Pelajari Insiden Malvinas di Piala Dunia 2026, Argentina Terancam Sanksi?
Duel Spanyol vs Argentina Terancam Batal, Luis de la Fuente Usulkan Venue Baru Finalissima 2026
Molina mendapat sanksi berat berupa larangan tampil dalam tujuh pertandingan dan denda 90.000 dolar AS.
Sementara, Almada dan Gavira masing-masing dihukum larangan bermain satu pertandingan serta denda 30.000 dolar AS.
Tidak hanya pemain, asisten pelatih Argentina Roberto Ayala juga mendapat hukuman. Ia dilarang mendampingi tim dan dikenai denda 30.000 dolar AS.
Sanksi Berlaku pada Pertandingan Berikutnya
FIFA menegaskan larangan bertanding tidak berhenti pada satu kompetisi tertentu. Berdasarkan Pasal 69 ayat 2 huruf a dan ayat 3 Kode Disiplin FIFA (FDC), sanksi berlaku pada pertandingan berikutnya yang dijalani timnas Argentina.
Dengan demikian, para pemain membawa konsekuensi hukuman itu ke agenda internasional Argentina berikutnya sesuai jumlah laga yang ditetapkan FIFA.
AFA Didenda Rp5,6 Miliar
Selain menghukum pemain dan ofisial, FIFA juga menjatuhkan sanksi kepada AFA. Federasi sepak bola Argentina didenda 321.000 dolar AS atau sekitar Rp5,6 miliar setelah dinyatakan melakukan sejumlah pelanggaran selama Piala Dunia 2026.
FIFA menyebut AFA melanggar Pasal 13 ayat 2 huruf c mengenai penggunaan acara olahraga untuk demonstrasi non-olahraga, serta Pasal 14 ayat 5 terkait pelanggaran disiplin tim.
AFA juga dinyatakan melanggar Pasal 15 tentang diskriminasi dan pelecehan rasis berkaitan dengan nyanyian dan gestur diskriminatif pendukungnya.
Selain itu, federasi Argentina juga dianggap melanggar Pasal 17 mengenai ketertiban dan keamanan pertandingan.
Dua Laga Kandang Argentina Dibatasi 50 Persen
Konsekuensi tambahan diberikan terkait pelanggaran Pasal 15 FDC. FIFA memerintahkan Argentina memainkan dua pertandingan kandang berikutnya dengan kapasitas penonton hanya 50 persen.
Namun, sebagian hukuman itu mendapatkan status penangguhan dengan masa percobaan. FIFA menetapkan satu dari dua pertandingan kandang dan denda sebesar 100.000 dolar AS ditangguhkan selama masa percobaan.
Komite Disiplin FIFA juga menetapkan 100.000 dolar AS dari total denda 321.000 dolar AS wajib dialokasikan untuk program memerangi diskriminasi.
Langkah itu menunjukkan hukuman tidak hanya diarahkan kepada tindakan dalam pertandingan, tetapi juga persoalan diskriminasi dan perilaku suporter.
Argentina Punya Waktu Ajukan Tanggapan
FIFA menyatakan seluruh pihak terkait telah diberi pemberitahuan mengenai keputusan Komite Disiplin pada Jumat.
Mereka memiliki waktu 10 hari untuk mengajukan tanggapan atas keputusan itu disertai alasan hukum.
Bagi Argentina, sanksi ini menjadi konsekuensi serius setelah perjalanan mereka di Piala Dunia 2026.
Selain harus kehilangan beberapa pemain untuk pertandingan berikutnya, AFA juga menghadapi denda besar dan pembatasan kapasitas penonton di dua laga kandang.***











Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!