ID EN

Kawah Sikidang di Kawasan Dieng Dipadati Wisatawan Saat Libur HUT Ke-81 Kemerdekaan RI

Rabu, 19 Agustus 2026 | 15:30

Penulis: Arif S

Kawasan Kawah Sikidang, Dataran Tinggi Dieng
Kawasan Kawah Sikidang, Dataran Tinggi Dieng, Desa Dieng Kulon, Kecamatan Batur, Kabupaten Banjarnegara, Jateng. . Foto: Antara/Sumarwoto

Kawasan wisata Dataran Tinggi Dieng kembali dipadati wisatawan saat libur panjang Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Salah satu destinasi yang ramai dikunjungi adalah Kawah Sikidang, Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah. Destinasi ini menawarkan pengalaman melihat langsung aktivitas vulkanik dan semburan uap panas.

Bagi sejumlah wisatawan, libur panjang menjadi kesempatan untuk menikmati suasana Dieng sekaligus melihat kawah.

Sonia, wisatawan asal Kabupaten Jepara, sengaja datang ke Kawah Sikidang karena penasaran ingin melihat kondisi kawah secara langsung.

"Mau melihat kawahnya, penasaran saja. Bagus banget view-nya, ada asap-asapnya seperti awan," ujarnya.

Kunjungan itu menjadi pengalaman pertama bagi Sonia. Ia juga melihat suasana Kawah Sikidang cukup ramai, tetapi tetap menikmati pemandangan di kawasan itu. Selain kawah, fenomena semburan uap panas menjadi pengalaman berbeda bagi pengunjung.

Swandita, wisatawan asal Purwokerto, mengaku terkesan melihat aktivitas geothermal di Kawah Sikidang. Ia datang bersama rombongan UMP Media Hangout untuk mengisi libur dengan kegiatan rekreasi.

"Wow, ini amazing banget karena di Purwokerto kita enggak ada. Jadi, kami ke sini bersama-sama untuk refreshing. Semburan uap panas seperti ini jarang banget kita lihat," katanya.

Menurut Swandita, Kawah Sikidang memiliki nilai edukasi sehingga cocok untuk dikunjungi bersama keluarga.

"Ini juga wisata edukasi, jadi sangat mendidik kalau buat liburan bareng keluarga," katanya.

Akses Kawah Sikidang Kini Lebih Nyaman

Perubahan kawasan wisata juga menjadi perhatian wisatawan yang pernah berkunjung sebelumnya.

Nana, wisatawan asal Purwokerto, mengatakan akses menuju Kawah Sikidang kini jauh lebih nyaman dibandingkan saat ia pertama kali datang sekitar 2014.

"Dulu jalannya masih pakai tanah dan batu, sekarang sudah ada jalan (Jembatan Kahayangan yang terbuat dari kayu) dan lebih nyaman. Jalannya juga lebih lebar," katanya.

Kunjungan Dieng Bisa Tembus 10 Ribu Orang Sehari

Kepala Bidang Kelembagaan Sumber Daya Manusia dan Pemasaran Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Banjarnegara Eko Sri Wurjani Juniasih mengatakan lonjakan kunjungan ke Dieng umumnya terjadi pada periode libur panjang.

"Kalau long weekend atau saat anak-anak sekolah libur, memang kunjungannya meningkat. Karena wisatawan yang datang ke Dieng itu kebanyakan keluarga," katanya.

Pada hari biasa, jumlah wisatawan rata-rata di bawah 5.000 orang per hari. Namun, angka itu dapat meningkat hingga 10.000 orang atau lebih ketika akhir pekan.

Tren peningkatan kunjungan juga terlihat sepanjang Juni hingga Agustus.

“Pada Juni, kunjungan tercatat sekitar 50.000-60.000 orang,” katanya.

Pemerintah Daerah menambah personel untuk mengantisipasi kepadatan wisatawan di sejumlah destinasi, terutama di kawasan Dataran Tinggi Dieng.

Petugas yang biasanya bertugas pada hari kerja akan diperbantukan pada akhir pekan dan masa libur panjang. 

Aspek keselamatan menjadi perhatian. Pengelola memberikan arahan khusus kepada wisatawan lanjut usia serta keluarga yang membawa balita agar memilih jalur lebih aman.

"Khusus lansia dan yang membawa balita, dari pintu depan sudah kami beri arahan agar tidak melewati jalur tertentu yang kondisinya kurang sesuai," pungkasnya.***



Komentar 0
Terbaru

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!