Garuda Pertiwi Runner-up Srikandi Merdeka Cup, Timo Sebut Kualitas Timnya Tidak Jomplang
Selasa, 25 Agustus 2026 | 11:04
Penulis: Arif S

Tim U-16 putri Indonesia harus puas menjadi runner-up Srikandi Merdeka Cup 2026 setelah kalah 0-1 dari Thailand. Meski gagal membawa pulang trofi, pelatih Garuda Pertiwi Timo Scheunemann menilai kualitas timnya tidak terpaut jauh dari Thailand.
Ia bahkan Indonesia mampu memberikan tekanan kepada Thailand pada pertandingan final di Supersoccer Arena, Kudus, Jawa Tengah, Minggu 23 Agustus.
“Kami menguasai 51% bola saat melawan Thailand. Belum pernah kami menghadapi Thailand dengan penguasaan mendekati 50%. Kami hanya kebobolan sekali melalui set piece dan mereka tertekan," ujar Timo.
BACA JUGA
Erick Thohir Kantongi Lima Nama Calon Pelatih Baru Timnas Indonesia, Siapa Saja Mereka?
Garuda Pertiwi vs Yordania, Timnas Putri U-16 Yordania Bidik Final Srikandi Merdeka Cup
Mitchell Baker Menjadi Opsi Tambahan Lini Serang Timnas Indonesia
Catatan penguasaan bola itu menjadi salah satu acuan Timo tetap optimistis pada perkembangan anak asuhnya. Menurut dia, Garuda Pertiwi telah menunjukkan permainan kompetitif meski menghadapi jadwal padat sepanjang turnamen.
Pemain Jalani Jadwal Padat
Garuda Pertiwi harus menjalani lima pertandingan hanya dalam kurun waktu 10 hari sehingga kondisi fisik pemain menjadi salah satu tantangan terbesar.
Namun, Timo memberikan apresiasi terhadap perjuangan para pemainnya.
"Saya puas dengan para pemain karena meski lelah, mereka tetap bisa memberikan 100%. Kombinasi permainan juga keluar, hanya memang kurang sampai ke depan," katanya.
Menurut Timo, persoalan utama bukan pada kemampuan tim untuk mengimbangi Thailand. Garuda Pertiwi masih membutuhkan ketajaman di sepertiga akhir lapangan agar dominasi permainan bisa diterjemahkan menjadi peluang dan gol.
Kekalahan terasa semakin menyakitkan karena Indonesia sebenarnya memiliki peluang untuk membawa pertandingan menuju adu penalti.
"Ini menyakitkan karena seharusnya kami bisa menang dan masuk ke adu penalti. Kalau sampai penalti, saya yakin kami bisa menang," katanya.
Timo menolak anggapan Garuda Pertiwi berada satu tingkat di bawah Thailand. Ia menilai perbedaan kualitas kedua tim sangat tipis.
"Kami tidak jomplang, tidak kalah jauh. Kalau kalah jauh, ya kalah itu lumrah. Tapi kami tipis dengan mereka," kata Timo.
Erick Thohir Minta Garuda Pertiwi Tidak Menyerah
Ketua Umum PSSI Erick Thohir memberikan dukungan kepada Garuda Pertiwi setelah kegagalan di final.
"Perjuangan belum berakhir dan tetap semangat untuk perjalanan berikutnya," tulis Erick Thohir di akun media sosial resminya di Jakarta, Senin.
Erick menilai pengalaman selama turnamen dapat menjadi bekal penting bagi perkembangan para pemain muda.
Ia engingatkan perjalanan Garuda Pertiwi masih panjang. Agenda penting berikutnya adalah Kualifikasi Piala Asia U-17 Putri 2027 di Singapura pada 5-11 Oktober.
Indonesia tergabung di Grup B bersama Singapura, Arab Saudi, dan Bahrain.
Erick pun meminta para pemain menjaga keyakinan dan tidak menjadikan kegagalan di final sebagai alasan untuk berhenti mengejar prestasi.
"Terus percaya, berjuang, dan pantang menyerah. Percaya Garuda Pertiwi bisa terbang tinggi," tulis Erick.***











Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!