PSSI Optimistis Timnas Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026, Ini Alasannya
Kamis, 27 Agustus 2026 | 09:00
Penulis: Arif S

PSSI memasang target tinggi untuk Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026. Skuad Garuda diharapkan mampu mengangkat trofi pada turnamen yang akan berlangsung di Indonesia pada 24 September hingga 4 Oktober mendatang.
Sekretaris Jenderal PSSI Yunus Nusi menegaskan gelar juara menjadi target utama Indonesia. Optimisme tersebut muncul karena FIFA ASEAN Cup masuk dalam kalender internasional FIFA sehingga pemain-pemain yang berkarier di luar negeri berpeluang memperkuat Garuda.
"Ya kita berharap juara lah," ujar Yunus pada saat ditemui setelah acara Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahunan dan Luar Biasa 2026 di Jakarta.
BACA JUGA
PSSI Bantah Rizky Ridho Tak Dipanggil John Herdman ke FIFA ASEAN Cup 2026
Timnas Indonesia Wajib Waspadai Kejutan Kamboja di Laga Pembuka Piala AFF 2026
Harga Tiket Laga Kandang Timnas Indonesia di Piala AFF 2026 Mulai Rp100 Ribu
Menurut Yunus, status turnamen sebagai agenda resmi FIFA menjadi keuntungan tersendiri bagi Indonesia. Pemain yang merumput di kompetisi luar negeri, seperti Jay Idzes dan Kevin Diks, memiliki kesempatan memperkuat Timnas Indonesia.
"Karena kita melihat bahwa hampir semua pemain-pemain ini bisa ikut, tentu kita berharap anak-anak ini bisa berprestasi," tambahnya.
Indonesia Punya Peluang Turunkan Skuad Terbaik
FIFA ASEAN Cup 2026 menjadi kesempatan bagi Indonesia untuk menurunkan komposisi pemain lebih lengkap. Berbeda dengan turnamen di luar kalender FIFA, klub memiliki kewajiban melepas pemain untuk membela negara pada agenda resmi FIFA.
Indonesia berada di Grup A Divisi Utama bersama Malaysia, Singapura, dan Bangladesh yang menggantikan India.
Sementara itu, Grup B dihuni Vietnam, Pakistan, Thailand, dan Filipina.
Dengan komposisi tersebut, persaingan menuju gelar juara diprediksi tidak mudah. Vietnam dan Thailand merupakan dua kekuatan utama Asia Tenggara, sementara Malaysia juga memiliki rivalitas panjang dengan Indonesia.
GBK dan Si Jalak Harupat Jadi Markas Indonesia
Sebagai tuan rumah, Indonesia menyiapkan dua stadion untuk penyelenggaraan FIFA ASEAN Cup 2026.
Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK) Jakarta dan Stadion Si Jalak Harupat Bandung** akan menjadi arena pertandingan.
Status tuan rumah memberikan keuntungan tambahan bagi Garuda, terutama dari dukungan suporter.
PSSI berharap atmosfer pertandingan di hadapan publik sendiri dapat mendorong pemain tampil maksimal sejak fase grup.
Yunus berharap kesempatan menjadi tuan rumah dapat berujung dengan keberhasilan mengangkat trofi.
PSSI Ingin FIFA ASEAN Cup Jadi Pelipur Lara
Target juara juga tidak terlepas dari kekecewaan setelah Indonesia kembali gagal melaju ke semifinal Piala AFF 2026.
Kegagalan tersebut merupakan yang kedua secara beruntun bagi Indonesia setelah pada edisi 2024, Garuda tersingkir sebelum mencapai semifinal ketika masih ditangani Shin Tae-yong.
Karena itu, kesuksesan di FIFA ASEAN Cup 2026 diharapkan bisa menjadi momentum kebangkitan sekaligus pelipur lara bagi sepak bola Indonesia.
PSSI ingin John Herdman segera melakukan pembenahan setelah hasil mengecewakan di Piala AFF. Persiapan yang lebih matang dinilai penting karena target yang diberikan bukan sekadar lolos dari fase grup, tetapi menjadi juara.
"Ketua Umum sudah komunikasi dengan pelatih dan tentu pelatih akan lebih lagi ke depan khususnya mengenai FIFA ASEAN Cup untuk mempersiapkan timnya sebaik mungkin dan kita berharap di dalam FIFA ASEAN Cup ini timnas akan memberikan yang terbaik untuk timnas sepak bola kita," kata Yunus.
Kini tugas Herdman dan para pemain adalah mengubah optimisme tersebut menjadi performa di lapangan, dimulai dari fase grup hingga pertandingan final.***











Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!