ID EN

Cincinnati Open 2026 Kesempatan Janice Tjen Bangkit Setelah Tersingkir di Toronto

Jumat, 14 Agustus 2026 | 09:18

Penulis: Arif S

Petenis Indonesia Tjen Janice
Petenis Putri Indonesia Tjen Janice. . Foto: Antara Foto/Nova Wahyudi

Petenis putri Indonesia, Janice Tjen mendapatkan status unggulan pada Cincinnati Open 2026. Janice menempati posisi unggulan ke-32 dalam turnamen WTA 1000 di Lindner Family Tennis Center, Mason, Ohio, Amerika Serikat.

Status unggulan memberi keuntungan bagi petenis berusia 23 tahun itu. Janice mendapatkan bye pada babak pertama dan baru akan memulai perjuangannya dari babak kedua.

Cincinnati Open menjadi panggung penting bagi Janice untuk kembali menemukan momentum setelah hasil kurang memuaskan pada ajang WTA 1000 National Bank Open 2026 di Toronto, Kanada.

Langkah Janice pada nomor tunggal terhenti di babak pertama setelah melalui pertandingan ketat melawan unggulan Liudmila Samsonova. Perjalanannya di sektor ganda juga berakhir lebih awal.

Berpasangan dengan petenis Polandia Katarzyna Piter, Janice kalah dari pasangan Storm Hunter dari Australia dan Desirae Krawczyk dari Amerika Serikat pada babak pertama.

Meski demikian, perjalanan Janice sepanjang musim terakhir menunjukkan perkembangan menjanjikan. Sebelum tampil di Toronto, ia telah mengoleksi sejumlah gelar di sektor ganda.

Bersama Piter, Janice menjuarai Guangzhou 2025 dan Hobart 2026. Di luar kemitraannya dengan petenis Polandia, Janice meraih gelar Birmingham Classic 2026 bersama petenis Australia, Talia Gibson, pada Juni.

Cincinnati menjadi tantangan berikutnya bagi Janice. Turnamen ini diikuti 96 petenis pada nomor tunggal dan menghadirkan persaingan dari sebagian besar pemain elite dunia.

Sembilan dari 10 petenis terbaik dunia ambil bagian dalam turnamen ini. Aryna Sabalenka menjadi unggulan pertama, diikuti Elena Rybakina, Jessica Pegula, dan Coco Gauff.

Nama lain seperti Mirra Andreeva, Linda Noskova, Iga Swiatek, Amanda Anisimova, Elina Svitolina, hingga Marta Kostyuk juga siap bersaing memperebutkan gelar.

Cincinnati Open 2026 mempertemukan sejumlah mantan juara. Sabalenka pernah menjadi kampiun pada 2024, Gauff menjuarai turnamen pada 2023, sedangkan Swiatek datang sebagai juara bertahan setelah merebut gelar pada 2025.

Tahun lalu, Swiatek mengalahkan Jasmine Paolini dengan skor 7-5, 6-4 di partai final. Gelar itu menjadi titel WTA 1000 ke-11 dalam karier petenis asal Polandia itu.

Babak pertama Cincinnati Open berlangsung pada 13-14 Agustus, disusul babak kedua pada 15-16 Agustus. Babak ketiga dijadwalkan berlangsung pada 17-18 Agustus, sebelum babak 16 besar digelar pada 19 Agustus.

Perempat final akan dimainkan pada 20-21 Agustus, semifinal pada 22 Agustus, dan partai puncak dijadwalkan berlangsung pada 23 Agustus.***

Komentar 0
Terbaru

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!