Viral, China Cool Dongkrak Popularitas Chongqing Jadi Destinasi Favorit Wisatawan Dunia
Sabtu, 15 Agustus 2026 | 16:19
Penulis: Arif S

Chongqing, China, tengah menikmati popularitas baru di kalangan wisatawan mancanegara. Kota di wilayah barat daya China itu semakin sering muncul di media sosial setelah tagar “China Cool” viral dan memperkenalkan sisi unik kota kepada wisatawan internasional.
Bukan hanya gedung pencakar langit dan suasana metropolitan, Chongqing menawarkan perpaduan antara lanskap alam, arsitektur perkotaan, kuliner, serta kekayaan sejarah dan budaya.
Kombinasi itu menjadikan Chongqing sebagai kota dengan karakter berbeda. Wisatawan dapat menikmati hiruk-pikuk kota sekaligus menjelajahi lembah, situs budaya, dan mencicipi kuliner khas dalam satu perjalanan.
BACA JUGA
Singapura dan Jepang Masuk Daftar 10 Negara Paling Aman Dikunjungi, Ini Alasannya
AirCab Siap Mengudara, Wisata China Masuki Era Baru Wisata Premium
Liburan ke Korsel Makin Hemat, Wisatawan Indonesia Bebas Biaya Pengajuan Visa Grup
Popularitas itu terlihat dari meningkatnya jumlah kunjungan wisatawan asing.
Dikutip dari Xinhua, data Kantor Umum Pemeriksaan Perbatasan Keluar-Masuk Chongqing mencatat lebih dari 610.000 perjalanan masuk dan keluar warga negara asing melalui Bandar Udara Internasional Jiangbei Chongqing sepanjang paruh pertama 2026.
Angka itu melonjak sekitar 86 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Pertumbuhan itu menjadi sinyal kuat, Chongqing semakin diperhitungkan sebagai salah satu destinasi wisata internasional di China.

Sumber: Envato
Dari Canyoning hingga Ukiran Batu Dazu
Pesona Chongqing tidak berhenti pada kawasan perkotaan. Wisatawan mancanegara mulai menjelajahi berbagai destinasi alam di wilayah kota itu.
Salah satu pengalaman menarik itu adalah canyoning di kawasan Jindaoxia, Distrik Beibei. Aktivitas ini mengajak wisatawan menyusuri kawasan lembah dengan lanskap alam, salah satu daya tarik petualangan di Chongqing.
Bagi wisatawan penggemar sejarah dan budaya, Ukiran Batu Dazu di Distrik Dazu menawarkan pengalaman berbeda. Kawasan itu dikenal karena peninggalan seni pahat batu dengan nilai sejarah dan budaya tinggi.
Dua jenis pengalaman itu menunjukkan bagaimana Chongqing menawarkan lebih dari sekadar wisata kota.
Hotpot Chongqing hingga Restoran di Bekas Shelter
Kuliner juga menjadi alasan lain Chongqing semakin menarik bagi wisatawan internasional.
Hotpot khas Chongqing menjadi salah satu hidangan yang banyak diburu. Cita rasa kuat dan karakter pedasnya telah menjadi bagian dari identitas kuliner kota.
Menariknya, pengalaman kuliner di Chongqing tidak harus di restoran dengan bangunan modern. Sebuah restoran di Liangjiang New Area memanfaatkan bekas tempat perlindungan serangan udara sebagai ruang bersantap. Konsep ini menghadirkan pengalaman berbeda bagi wisatawan.
Di satu sisi, wisatawan dapat menikmati makanan khas Chongqing. Di sisi lain, mereka bisa merasakan kembali suasana ruang perkotaan lama yang kini diberi fungsi baru.
Pemanfaatan bangunan itu juga memperlihatkan bagaimana ruang bersejarah dapat dihidupkan kembali dan menjadi bagian dari perkembangan pariwisata serta ekonomi kreatif.

Sumber: Envato
“China Cool” Bawa Chongqing ke Panggung Global
Fenomena “China Cool” di media sosial ikut memperkuat citra Chongqing di mata wisatawan internasional.
Konten panorama kota, kuliner khas, aktivitas alam, hingga bangunan dengan arsitektur unik memudahkan Chongqing untuk dikenal wisatawan internasional.
BChongqing menawarkan kombinasi nuansa modern kota, alam, kuliner lokal, dan situs bersejarah dalam perjalanan yang sama.
Lonjakan wisatawan asing sepanjang paruh pertama 2026 menunjukkan tren itu mulai memberikan dampak nyata terhadap sektor pariwisata.
Pertumbuhan kunjungan menjadi peluang bagi pelaku usaha lokal, sektor kuliner, penyedia akomodasi, operator tur, hingga pengelola destinasi budaya dan alam.***











Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!