Eugenia Diva Raih Perunggu, Indonesia Tampil di 15 Cabor Asian Games 2026
Senin, 21 September 2026 | 14:25
Penulis: Rojes Saragih

Nagoya, Jepang – Atlet wushu Indonesia Eugenia Diva Widodo mempersembahkan medali perunggu pada Asian Games Aichi-Nagoya 2026. Eugenia finis di posisi ketiga nomor changquan putri setelah bersaing ketat hingga penampilan terakhir di Aichi Prefectural Martial Arts Hall, Senin (21/9/2026).
Eugenia mencatat 9,706 poin, hanya terpaut 0,007 poin dari atlet Hong Kong, Sham Hyl, yang meraih medali emas dengan nilai 9,713. Medali perak menjadi milik atlet Makau, Sou Cho Man, dengan nilai 9,710.
Medali tersebut menjadi yang pertama bagi Eugenia di Asian Games. Pada Asian Games Hangzhou 2023, ia hanya mampu menempati peringkat keenam.
BACA JUGA
Asian Games 2026: WNI di Jepang Disiapkan Jadi Relawan Pendukung Kontingen Indonesia
Unik, Asian Games 2026 Gunakan Kapal Pesiar Costa Serena sebagai Wisma Atlet
Sumaya Ukir Sejarah, Sumbang Perak Teqball Indonesia di Asian Games 2026
Sempat Memimpin
Tampil sebagai atlet keempat, Eugenia sempat memimpin daftar perolehan nilai setelah menyelesaikan penampilannya.
Ia mendapat nilai 5,00 untuk kualitas gerakan, 2,706 untuk keseluruhan performa, dan 2,00 untuk tingkat kesulitan, sehingga mengumpulkan total 9,706 poin.
Namun, posisi tersebut kemudian digeser Sou Cho Man yang mencatat 9,710 poin.
Persaingan berlanjut hingga penampilan terakhir. Sham Hyl kemudian mencatat 9,713 poin sekaligus merebut emas, sedangkan Sou Cho Man meraih perak.
"Pertandingan hari ini puas banget ya soalnya aku bisa berhasil mengeluarkan apa yang sudah aku latih selama ini," kata Eugenia setelah pertandingan.
Menurut Eugenia, persaingan berlangsung sangat ketat karena selisih nilai antaratlet sangat tipis.
"Persaingannya ketat banget, nilainya juga tipis-tipis sekali dan semua yang bertanding di sini juara dunia juga," ujarnya.
Sesuai Target
Eugenia mengatakan medali perunggu tersebut sesuai dengan target yang telah ditetapkan sebelum pertandingan.
Ia berharap pencapaian di Aichi-Nagoya menjadi langkah awal untuk memberikan kontribusi lebih besar bagi Indonesia.
"Semoga ini menjadi langkah awal aku untuk bisa berkontribusi bagi Indonesia," ujar Eugenia kepada Antara.
Wakil Indonesia lainnya, Andrea Simon, belum berhasil masuk papan atas. Andrea finis di peringkat ke-12 dengan nilai 9,603.
Sehari sebelumnya, Seraf Naro Siregar lebih dulu menyumbangkan medali perunggu dari nomor changquan putra dengan nilai 9,720.
Indonesia Tampil di 15 Cabor
Medali Eugenia diraih di tengah padatnya agenda kontingen Indonesia pada Senin (21/9/2026).
Pada hari yang sama, Indonesia dijadwalkan bertanding di 15 cabang olahraga yang tersebar di Cluster Aichi, Tokyo, dan Gifu. Agenda berlangsung sejak pagi hingga malam.
Selain wushu, wakil Indonesia dijadwalkan tampil di antaranya pada soft tenis, karate, menembak, basket, renang, hoki, mixed martial arts, bola voli, dan bola voli pantai.
Soft Tenis hingga Karate
Di Cluster Aichi, soft tenis menjadi salah satu cabang yang menghadirkan sejumlah wakil Indonesia.
Pasangan ganda campuran Rizky Zammy Febrian Laluyani/Alif Nafiah dijadwalkan menghadapi wakil Taipei dan Pakistan. Sementara Fernando Sanger/Siti Nur Arasy tercantum dalam pertandingan menghadapi wakil Laos, Kamboja, dan Jepang.
Dari karate, Indonesia menurunkan wakil pada nomor kata perorangan dan beregu.
Komang Sudarnita, Ni Ketut Maharani, Muhammad Negara, Christopher Edbert Setiabudi, dan Cindy Marcrasputri Citra tercantum dalam daftar atlet Indonesia. Mereka dijadwalkan menghadapi wakil dari Sri Lanka, Jepang, Singapura, Republik Korea, Qatar, dan Bahrain.
Basket dan Menembak
Cabang basket juga menjadi bagian dari agenda Indonesia. Tim basket putri dijadwalkan menghadapi China di Grup A, sedangkan tim basket putri 3x3 bertemu Singapura dan Korea Selatan.
Pada cabang menembak, Anang Febrian, Fathur Gustafian, dan Kanurian Al Ghosh dijadwalkan tampil pada nomor senapan angin 10 meter beregu putra.
Yemima Natalia Sinaga turun pada nomor skeet putri.
Agenda di Cluster Aichi juga mencakup mixed martial arts, bola voli, bola voli pantai, bola basket, dan basket 3x3.
Renang dan Hoki Putri
Di Cluster Tokyo, sejumlah perenang Indonesia dijadwalkan tampil.
I Gede Siman Sudartawa dan Jason Donovan Yusuf turun pada nomor 50 meter gaya punggung putra. Flairene Candrea Masriani Wolf tampil pada 50 meter gaya punggung putri.
Jason Donovan Yusuf dan Samuel Maxson Septionus juga dijadwalkan tampil pada 50 meter gaya bebas putra. Adelia Chantika Aulia bertanding pada 200 meter gaya bebas putri, sedangkan Arya Adrean Putra Haryono tampil pada 100 meter gaya dada putra.
Indonesia juga menurunkan tim estafet 4x200 meter gaya bebas putra.
Sementara itu, dari Cluster Gifu, tim hoki putri Indonesia dijadwalkan menghadapi India dalam pertandingan Pool B di Gifu Prefectural Green Stadium.
Wushu Tambah Medali Indonesia
Medali Eugenia menambah koleksi Indonesia menjadi enam medali, terdiri dari satu perak dan lima perunggu, berdasarkan laporan setelah pertandingan tersebut.
Dua di antaranya datang dari wushu melalui Seraf Naro Siregar dan Eugenia Diva Widodo.
Bagi Eugenia, perunggu di Aichi-Nagoya bukan sekadar tambahan medali. Ini menjadi pencapaian pertamanya di Asian Games sekaligus hasil dari persaingan sangat ketat di nomor changquan putri.











Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!