Persija vs Persib Digelar di Jakarta dengan Penonton, Ini Jadwal dan Ketentuannya
Selasa, 11 Agustus 2026 | 21:31
Penulis: Arif S

Sumber: Antara Foto/Bayu Pratama S
Duel klasik Persija Jakarta vs Persib Bandung pada pekan kedua Super League 2026/2027 akan digelar di Jakarta dengan kehadiran penonton. Pertandingan akan dimainkan di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Sabtu 12 September pukul 15.30 WIB.
Laga ini menjadi salah satu pertandingan paling dinantikan karena rivalitas panjang kedua klub.
"Iya, di Jakarta," ujar Direktur Utama I.League Ferry Paulus setelah mengikuti jumpa pers Indonesia Women's League 2026/27 di Jakarta, Selasa.
BACA JUGA
Persija Belum Pikirkan Persib, Mauricio Souza Tegaskan Fokus Penuh ke Persijap Jepara
Rekor 4 Pertemuan Terakhir Persija vs Persib Saat Bermain di Venue Netral
Persija vs Persib Memanas! Kemenangan Jadi Modal Berharga Jelang Duel Krusial di GBK
Pada musim sebelumnya, Persija tidak mendapatkan izin memainkan laga kandang kontra Persib di Jakarta.
Pertandingan akhirnya dipindahkan ke Stadion Segiri, Samarinda yang berakhir dengan kemenangan 2-1 Persib atas Persija.
Persija vs Persib Kembali dengan Penonton
Ferry mengatakan duel Persija vs Persib musim ini akan berlangsung dengan kehadiran penonton.
"Dengan penonton, dong. Pakai penonton," tambahnya menjawab pertanyaan apakah laga digelar dengan kehadiran penonton.
Meski demikian, kehadiran suporter dalam pertandingan nanti kemungkinan tidak berlaku untuk pendukung tim tamu.
Ferry mengungkapkan kebijakan itu bukan hal baru dalam kompetisi sepak bola Indonesia. Ferry menyebut pertandingan dengan tensi rivalitas tinggi, seperti Arema FC melawan Persebaya Surabaya, juga dapat dilakukan pengaturan terkait kehadiran suporter.
Jika sesuai rencana, pertandingan nanti akan menjadi kali pertama Persija menjamu Persib di Jakarta sejak Juli 2019. Pertemuan terakhir kedua tim di ibu kota di SUGBK yang berakhir imbang 1-1.
Permintaan Persija Jadi Pertimbangan Jadwal
Ferry menjelaskan alasan pertandingan Persija kontra Persib ditempatkan pada pekan kedua. Menurut dia, penjadwalan itu salah satunya merupakan hasil dari permintaan khusus Persija.
I.League musim ini mencoba mengakomodasi permintaan klub dalam penyusunan kalender kompetisi. Sistem itu diadopsi dari mekanisme sejumlah kompetisi besar di dunia.
"Semua penjadwalan yang kami lakukan pada tahun ini menggunakan sistem yang diadopsi dari kompetisi besar seperti Premier League, J.League, dan kompetisi besar lainnya," kata Ferry.
Menurut Ferry, klub diberikan kesempatan menyampaikan permintaan tertentu berkaitan dengan kalender pertandingan. Permintaan mereka kemudian dipertimbangkan berdasarkan tingkat prioritas.
"Jadi kita udah perkenalkan dari tiga bulan yang lalu, mereka kemudian memasukkan misalnya katakanlah klub minta supaya pertandingan home di ulang tahun mereka. Itu semua terakomodir. Semua terakomodir dengan agenda atau kalender-kalender yang sudah kita tetapkan," tambahnya.
Namun, tidak seluruh permintaan klub dapat dipenuhi karena penyusunan kalender kompetisi juga harus mempertimbangkan berbagai faktor lainnya.
"Ya, tentunya nggak semua, katakanlah ada permintaan ada 20, 30, 10, 5, nggak mungkin semua kita bisa akomodir. Tetapi kita menggarisbawahi permintaan-permintaan berdasarkan skala prioritas, nomor satu apa, nomor dua apa," pungkasnya.
Persija dan Persib Jalani Pekan Pertama Lebih Dulu
Sebelum bertemu dalam Derbi Indonesia, Persija dan Persib akan menjalani pertandingan pembuka Super League 2026/2027.
Persija mengawali musim dengan bertandang ke markas Borneo FC pada 5 September. Sehari kemudian, Persib akan memulai kampanye mereka saat menjamu PSM Makassar.
Setelah menyelesaikan laga pekan pertama, perhatian kedua tim kemudian akan tertuju pada SUGBK. Pertandingan Persija vs Persib pada 12 September bukan hanya menjadi duel dua klub besar, tetapi juga menjadi ujian awal bagi kesiapan kedua tim menghadapi musim baru.











Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!