Larangan Suporter Tandang Dicabut, Laga Rivalitas Tinggi Tetap Dibatasi
Rabu, 12 Agustus 2026 | 06:53
Penulis: Arif S

Sumber: Antara/Rizal Hanafi
Suporter tandang bersiap kembali menjadi bagian dari atmosfer kompetisi sepak bola Indonesia pada musim depan. Operator kompetisi I.League memastikan kebijakan larangan kehadiran pendukung tim tamu yang telah berjalan sekitar empat tahun akan dicabut.
Namun, perubahan itu tidak berarti seluruh pertandingan otomatis dapat dihadiri suporter away. I.League masih membuka kemungkinan pembatasan, terutama untuk laga dengan tingkat rivalitas tinggi seperti Persebaya Surabaya melawan Arema FC atau Persija Jakarta menghadapi Persib Bandung.
Direktur Utama I.League Ferry Paulus menjelaskan faktor keamanan tetap menjadi pertimbangan utama dalam menentukan apakah suporter tandang dapat hadir di sebuah pertandingan.
BACA JUGA
Tundukkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib Bandung di Final Piala Presiden 2026
Persebaya Juara Piala Presiden 2026 Usai Kalahkan Persib Lewat Adu Penalti Dramatis
Kalahkan Arema FC, Persija Amankan Peringkat Ketiga Piala Presiden 2026
"Untuk pertandingan dengan tingkat rivalitas tinggi seperti itu, suporter away bisa di-lock atau tidak diperbolehkan hadir. Bisa saja ada kebijakan lain yang melarang suporter away, tetapi indikator utamanya tetap berasal dari pihak kepolisian," ujar Ferry di Jakarta.
Kebijakan larangan suporter tandang sebelumnya diterapkan di kompetisi sepak bola Indonesia setelah Tragedi Kanjuruhan pada 1 Oktober 2022. Selama kurang lebih empat tahun, pertandingan liga berlangsung tanpa kehadiran pendukung tim tamu sebagai bagian dari langkah menjaga keamanan dan keselamatan.
Kini, I.League melihat adanya perkembangan positif dalam pengelolaan pertandingan dan perilaku suporter. Ferry menyebut persoalan yang berkaitan dengan kehadiran suporter away semakin minim sehingga operator kompetisi mengajukan proposal kepada FIFA untuk membuka kembali peluang kehadiran pendukung tim tamu.
"Bisa dibilang beberapa persoalan kaitannya dengan suporter away ini bisa dibilang sangat minim. Dengan dasar itu, kita coba propose ke FIFA. Dan FIFA juga memberikan restu dengan catatan," kata Ferry.
FIFA Beri Restu dengan Sejumlah Catatan
Restu FIFA membuka jalan bagi kembalinya suporter tandang ke kompetisi sepak bola Indonesia. Meski demikian, I.League menegaskan kebijakan tersebut disertai sejumlah ketentuan yang harus dipatuhi klub dan para pendukung.
Klub-klub telah menerima panduan mengenai batasan dan aturan agar penerapan kebijakan suporter away dapat berlangsung secara berkelanjutan.
"Jadi klub-klub itu kita udah share apa-apa aja barrier-barrier yang harus dipatuhi, apa-apa larangan yang harus dijaga, sehingga kontinuitas daripada suporter away ini bisa terus terjaga," tambahnya.
Untuk mendukung penerapannya, I.League juga menyiapkan sistem pembelian tiket melalui aplikasi Sobat Liga yang terintegrasi. Sistem tersebut telah dibagikan kepada klub dan menjalani tahap uji coba.
"Sistem tersebut sudah kami bagikan kepada klub dan sudah diuji coba. Sampai hari ini berjalan sangat baik karena beberapa infrastruktur juga sudah diperbaiki," katanya.
Musim kompetisi mendatang akan dimulai dengan Super League pada 4 September. Championship dijadwalkan pada 12 September, sedangkan League Cup sebagai kompetisi pendamping akan kick-off pada 3 November.***











Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!