ID EN

Persebaya Tuntaskan TC di Thailand, Fokus Jaga Fisik dan Kekompakan Tim

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 13:30

Penulis: Arif S

Persebaya latihan di Thailand
Pemain Persebaya saat menjalani pemusatan latihan di Thailand. . Foto: Persebaya

Persebaya Surabaya telah menuntaskan pemusatan latihan di Thailand. Green Force kini memasuki tahap akhir persiapan sebelum menatap kompetisi musim 2026/2027.

Selain menggenjot kondisi fisik pemain, pemusatan latihan di Thailand dimanfaatkan tim pelatih untuk membangun kekompakan dan menjaga ritme permainan.

Pada sesi latihan terakhir, para pemain tetap menjalani menu dengan intensitas terukur meliputi penguatan fisik, permainan dalam kelompok, hingga mengasah kemampuan pemain dalam menerapkan prinsip permainan tim.

Rangkaian latihan itu sekaligus menjadi penutup program selama Sembilan hari berada di Thailand. Persebaya juga mendapatkan kesempatan menghadapi tim lokal dalam pertandingan uji coba guna memberikan stimulus berbeda kepada pemain.

Metodologi Latihan Tetap Sama

Pelatih fisik Persebaya, Diogo Carvalho, mengatakan program latihan di Thailand tetap berpegang pada metodologi yang sebelumnya diterapkan di Surabaya.

"Dari sisi metodologi, program di Thailand tidak jauh berbeda dengan yang kami jalankan di Surabaya. Kami tetap berlatih dengan prinsip yang sama dan memperhatikan aspek pencegahan cedera," ujar Diogo di laman resmi Persebaya.

Pelatih asal Portugal menjelaskan perbedaan utama terletak pada volume latihan dan frekuensi sesi. Padatnya agenda pramusim membuat beban latihan pemain harus disesuaikan dengan pertandingan yang dijalani.

"Yang mungkin berubah adalah volume latihan dan jumlah sesi. Di Surabaya, kami beberapa kali menjalani latihan ganda atau double session. Selama di Thailand, frekuensinya lebih banyak karena kami juga memiliki lebih banyak pertandingan selama pramusim dan pemusatan latihan," katanya.

Penyesuaian dilakukan agar peningkatan kebugaran tetap berjalan tanpa mengabaikan kebutuhan pemulihan pemain.

Pemain Respons Positif

Selama berada di Thailand, Diogo melihat para pemain menikmati rangkaian latihan yang diberikan tim pelatih. 

"Para pemain cukup menikmati proses latihan di sini. Mereka memahami apa yang kami lakukan dan terus memberikan respons yang baik terhadap program yang diberikan," jelasnya.

Persebaya sebelumnya sudah melewati rangkaian pramusim. Mereka bahkan tampil hingga 120 menit dalam final Piala Presiden 2026 sebelum keluar sebagai juara.

Kondisi Fisik Jadi Modal Persebaya

Peningkatan kondisi fisik menjadi salah satu hasil penting dari Thailand. Diogo menilai para pemain sudah memiliki dasar kebugaran sangat baik setelah menjalani pertandingan dengan intensitas tinggi.

"Soal kondisi fisik ketika kembali dari Thailand, saya memiliki ekspektasi yang sangat tinggi. Apalagi kami baru saja menjuarai Piala Presiden dan menjalani pertandingan final hingga 120 menit. Itu menunjukkan para pemain memiliki kapasitas fisik yang sangat baik," tandasnya.

Namun, pekerjaan Green Force belum selesai. Setelah kembali ke Surabaya, tim akan memasuki tahap akhir sebelum kompetisi resmi bergulir.

"Harapan saya, kami bisa mengawali kompetisi dengan langkah yang tepat. Para pemain akan memberikan kemampuan terbaik dan berusaha membuat Bonek dan Bonita bangga," harap Diogo.

Agenda terdekat yang menanti adalah Launching Synergy Persebaya pada Sabtu 29 Agustus di Balai Kota Surabaya.

Setelah itu, fokus Bajol Ijo akan sepenuhnya tertuju pada kompetisi musim baru.***

Komentar 0
Terbaru

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!