Siapa Allan Elias? Winger Palmeiras yang Kini Jadi Rekrutan Baru Manchester City
Selasa, 1 September 2026 | 12:52
Penulis: Rojes Saragih

Manchester City tidak sekadar menambah satu nama ke dalam daftar rekrutan musim panas mereka. Kedatangan Allan Elias dari Palmeiras membawa sebuah pertanyaan yang lebih menarik: Seberapa jauh winger 22 tahun asal Brasil itu bisa berkembang di bawah Enzo Maresca?
City resmi mengonfirmasi perekrutan Allan pada Senin, 31/08/2026. Ia menandatangani kontrak lima tahun hingga musim panas 2031, meski proses kepindahannya masih menunggu izin internasional.
Allan menjadi salah satu bagian dari perombakan skuad City pada musim panas pertama Maresca sebagai manajer.
BACA JUGA
Barcelona Sepakat Rekrut Rodri dari Manchester City
Arsenal dan Manchester City Wajib Menang, Perebutan Gelar Liga Inggris Memanas
Pep Sudah Baca Arsenal Tergelincir, City Mulai Gaspol Kejar Puncak Klasemen
Manchester City dilaporkan mengeluarkan sekitar €40 juta untuk mendatangkan Allan Elias dari Palmeiras. Pemain berusia 22 tahun itu menandatangani kontrak lima tahun hingga musim panas 2031.
Namun, nilai transfer bukan bagian paling menarik dari cerita Allan.
Dari futsal di Florianópolis menuju Etihad
Allan Andrade Elias lahir di Florianopolis, Brasil selatan. Ia mulai bermain futsal ketika berusia tujuh tahun sebelum bergabung dengan Figueirense pada usia 14 tahun.
Perjalanannya kemudian membawanya ke Palmeiras. Klub asal São Paulo itu menemukan Allan ketika ia tampil dalam sebuah turnamen di Minas Gerais. Ia kemudian pindah ke Sao Paulo seorang diri dan mendapatkan kesempatan mengenakan nomor 10 di tim muda Palmeiras.
Perkembangannya tidak berlangsung seperti kisah klasik seorang wonderkid Brasil yang langsung menjadi pusat perhatian sejak usia belasan tahun. Allan harus menunggu, berkembang, dan membuktikan dirinya.
Di tim U-20 Palmeiras, ia mencetak 17 gol dan membuat empat assist sebelum perlahan mendapatkan tempat di tim senior.
Debut profesionalnya datang pada 2025. Sejak saat itu, ia mencatat 96 penampilan bersama tim utama Palmeiras, dengan sembilan gol dan 14 assist menurut data resmi Manchester City.
Salah satu momen yang mempercepat reputasinya datang di Copa Libertadores musim lalu.
Palmeiras kalah 0-3 dari LDU Quito pada leg pertama. Di pertandingan kedua, Allan ikut membantu membalikkan keadaan dalam kemenangan 4-0. Ia terlibat dalam proses gol pembuka dan kemudian mendapatkan penalti pada menit-menit akhir yang memastikan Palmeiras menyelesaikan comeback tersebut.
Itulah tipe kontribusi yang tampaknya membuat City tertarik: bukan hanya kemampuan menyerang, tetapi juga keinginan untuk terus terlibat dalam permainan.
Bukan Sekadar Winger Kanan
Secara posisi, Allan paling sering bermain sebagai winger kanan. Tetapi profilnya lebih fleksibel dari itu.
Manchester City menyebut ia juga mampu bermain di lini tengah, sebagai penyerang kedua, bahkan pernah ditempatkan sebagai bek sayap.
Fleksibilitas itu bisa menjadi aset penting bagi Maresca, terutama dalam sistem yang menuntut pemain menyerang mampu berpindah posisi dan beradaptasi dengan situasi pertandingan.
Laporan mengenai profil Allan juga menggambarkannya sebagai pemain yang mengandalkan kecepatan, kekuatan fisik dan kemampuan melewati lawan dalam situasi satu lawan satu. Ia bukan produk akhir yang sudah sempurna, tetapi justru pemain yang masih memiliki ruang besar untuk berkembang.
Dan mungkin di situlah daya tarik utamanya.
City tidak sedang membeli pemain yang sudah mencapai puncak kariernya. Mereka membeli pemain yang menurut mereka masih bisa dibentuk.
Ruang yang Ditinggalkan Savinho
Kedatangan Allan berlangsung setelah Savinho meninggalkan Manchester City untuk bergabung dengan Tottenham Hotspur. Allan pun dipandang sebagai salah satu opsi untuk mengisi ruang yang ditinggalkan pemain Brasil tersebut di sektor sayap.
Tetapi menyebut Allan sebagai "pengganti Savinho" secara langsung mungkin terlalu sederhana.
Keduanya memang sama-sama pemain Brasil yang beroperasi di area sayap, tetapi perkembangan Allan masih berada pada tahap berbeda. Tantangannya bukan hanya menggantikan menit bermain Savinho, melainkan membuktikan bahwa ia mampu beradaptasi dengan tempo dan tuntutan Premier League.
Direktur Sepak Bola Manchester City, Hugo Viana, melihat potensi tersebut.
"Allan adalah pemain yang sangat menarik, dan kami yakin dia akan menjadi tambahan yang berharga bagi skuad," ujar Hugo Viana, dikutip dari laman resmi Manchester City, Selasa (1/9/2026).
Viana menambahkan bahwa City telah memantau perkembangannya di Brasil dan melihat pemain yang mampu tampil dalam momen penting, bekerja keras untuk tim, serta memiliki sikap yang baik.
Allan Elias sendiri tidak menyembunyikan ambisinya.
Ia mengatakan bergabung dengan City merupakan momen paling membanggakan dalam hidupnya. Ia tetap mencintai Palmeiras, tetapi merasa keputusan pindah ke Manchester adalah langkah yang tepat untuk mengejar ambisinya menjadi pesepak bola terbaik yang bisa ia capai.
Kini bagian yang lebih sulit dimulai.
Allan harus mengubah potensi menjadi performa di Premier League. Ia datang bukan sebagai bintang yang sudah jadi, melainkan sebagai pemain muda dengan profil menarik, fleksibilitas, pengalaman di Palmeiras, dan ruang besar untuk berkembang.
Manchester City telah membayar untuk potensinya. Tantangan Allan berikutnya adalah menunjukkan bahwa investasi tersebut memang layak.











Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!