ID EN

Jose Mourinho Tak Mau Tinggal di Rumah, Tagihan Hotelnya Belasan Miliar

Selasa, 8 September 2026 | 16:30

Penulis: Arif S

Jose Mourinho
Pelatih asal Portugal, Jose Mourinho.. Foto: Wikimedia

Jose Mourinho punya kebiasaan unik dalam menjalani kehidupan sebagai pelatih sepak bola. Alih-alih menyewa atau membeli rumah di kota tempatnya bekerja, mantan manajer Manchester United itu justru memilih tinggal di hotel.

Bukan untuk hitungan hari atau sekadar selama liburan. Mourinho bisa menetap di hotel selama bertahun-tahun, bahkan ketika pekerjaannya menuntutnya berpindah negara.

Kebiasaan itu membutuhkan biaya besar. Selama bekerja di Manchester United, Mourinho dilaporkan menghabiskan hampir 2,5 tahun tinggal di hotel dengan nilai tagihan mencapai miliaran rupiah.

Hampir 900 Malam di Manchester

Dilansir CNN, ketika menangani Manchester United, Mourinho pernah menetap di The Lowry Hotel, Manchester sekitar 2,5 tahun hingga akhirnya diberhentikan klub pada 2018.

Selama di hotel itu, Mourinho dikabarkan menempati Riverside Suite premium yang dilengkapi kamar tidur besar, ruang tamu, ruang makan, serta dapur kecil.

Berdasarkan informasi di situs hotel, harga kamar yang ditempati Mourinho saat itu mencapai US$758 atau sekitar Rp13,3 juta per malam dengan kurs Rp17.635.

Jika dikalikan dengan masa tinggal selama 895 malam, biaya penginapan Mourinho diperkirakan US$679.000 atau sekitar Rp11,9 miliar.

Terulang Ketika Melatih KLub Turki

Kebiasaan Mourinho tinggal di hotel kembali terulang ketika menjadi pelatih klub Turki, Fenerbahce. 

Dikutip dari The Sun, Mourinho pernah menetap selama lebih dari satu tahun di Four Seasons Hotel Istanbul saat bekerja di Turki.

Hotel mewah itu menawarkan fasilitas lengkap, mulai dari kamar mandi marmer, teras luas hingga pemandangan yang memberikan pengalaman berbeda.

Media Turki Yenicag Gazetesi menyebut Mourinho tinggal di hotel itu sekitar 15 bulan. Fenerbahce dilaporkan harus menanggung biaya penginapan Mourinho selama bekerja di klub sekitar 36,5 juta lira Turki atau sekitar Rp13,28 miliar.

Dua pengalaman itu menunjukkan tinggal di hotel bukan sekadar pilihan sementara bagi Mourinho. Hotel menjadi tempat tinggal pilihan Mourinho ketika menjalani pekerjaan di kota atau negara berbeda.

Mengapa Mourinho Pilih Hotel Dibanding Rumah Atau Apartemen?

Mourinho pernah menjawab pertanyaan seperti itu pada 2018. Ia mengaku tidak terlalu suka mengurus tempat tinggal dan lebih merasa nyaman dengan berbagai layanan di hotel.

"Saya orangnya sangat malas dan memang suka tinggal di hotel. Jadi, saya tidak ingin orang lain khawatir karena mengira saya hanya tinggal di kamar kecil seluas dua meter persegi. Saya tinggal di apartemen dalam hotel yang menyediakan semua kenyamanan dan dukungan yang saya butuhkan. Semua yang saya perlukan ada di sana, seperti ketika saya tinggal di rumah," kata Mourinho, dikutip ESPN.

Pertimbangan lainnya, Mourinho merasa lingkungan tempat tinggal dapat memengaruhi suasana hati yang bisa berdampak pada pekerjaannya sebagai pelatih.

"Jika mereka meminta saya tinggal di rumah yang tidak saya sukai, di tempat yang tidak nyaman bagi saya, dan jauh dari asisten saya, saya akan merasa sedih. Dan orang yang sedang sedih tidak bisa bekerja dengan baik," pungkasnya.

Bagi Mourinho, hotel bukan berarti hidup dalam ruang sempit tanpa kenyamanan. Sebaliknya, hotel memberikan hampir semua hal yang dibutuhkanbya seperti Ketika berada di rumah.***

Komentar 0
Terbaru

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!