ID EN

Tim Beregu Putri Indonesia Amankan Minimal Medali Perunggu Bulu Tangkis Asian Games 2026

Selasa, 22 September 2026 | 14:46

Penulis: Arif S

Asian Games 2026 Aichi-Nagoya
Logo Asian Games 2026 Aichi-Nagoya. . Foto: AINAGOC

Tim beregu putri Indonesia memastikan medali dari cabang olahraga bulu tangkis Asian Games Aichi-Nagoya 2026. Kepastian itu setelah skuad Merah Putih mengalahkan Taiwan dengan skor 3-1 pada babak perempat final di Ichinomiya City Municipal Gymnasium, Jepang, Selasa.

Dengan kemenangan itu tim beregu putri Indonesia meraih tiket semifinal sekaligus minimal meraih medali perunggu. Sesuai aturan, tim yang kalah di semifinal otomatis meraih medali perunggu tanpa perebutan tempat ketiga.

Hasil itu sekaligus menjadi momentum kebangkitan menyusul kegagalan total tim beregu putri Indonesia pada Asian Games 2022 di Hangzhou. Ketika itu untuk pertama kalinya Indonesia gagal meraih satu pun medali dari cabang olahraga bulu tangkis.

Bagi tim putri, target yang sejak awal dibawa ke Jepang akhirnya mulai terwujud. Siti Fadia Silva Ramadhanti tidak dapat menyembunyikan kegembiraannya setelah kemenangan itu.

"Alhamdulillah perasaannya sangat senang bisa menyelesaikan pertandingan ini dengan kemenangan. Ini jadi goals kami juga di tim putri untuk mendapatkan medali, pastinya kami sangat senang dan excited," ujar Siti Fadia Silva Ramadhanti di Stadion Kota Ichinomiya, Aichi, Jepang, Selasa.

Fadia dan Febriana Jadi Penentu

Indonesia belum berada dalam posisi aman ketika pertandingan memasuki partai keempat. Skuad Merah Putih hanya unggul tipis 2-1 atas Taiwan sehingga pertandingan keempat menjadi penentu apakah perjuangan berlanjut atau harus kembali menunggu kesempatan berikutnya.

Di titik itu pasangan Siti Fadia Silva Ramadhanti/Febriana Dwipuji Kusuma tampil sebagai penyelamat.

Pasangan itu menuntaskan tugas di partai keempat dan memastikan kemenangan tim menjadi 3-1 sekaligus mengunci tempat Indonesia di semifinal.

Bagi Fadia dan Febriana, pertandingan itu memiliki nilai tersendiri. Keduanya merupakan bagian dari komposisi tim beregu putri yang sejak awal disiapkan PP PBSI untuk mengejar hasil terbaik di nomor beregu. 

PBSI memang menempatkan nomor beregu sebagai fokus utama sebelum para pemain beralih ke nomor perorangan.

Ketenangan di partai keempat menjadi pembeda. Ketika tim membutuhkan satu kemenangan lagi, keduanya mampu menjawab tekanan dan memastikan perjuangan Indonesia tidak berhenti di perempat final.

Luka dari Hangzhou Mulai Terobati

Empat tahun lalu, bulu tangkis Indonesia meninggalkan Asian Games 2022 tanpa satu pun medali.

Bahkan, tak ada wakil Indonesia mencapai semifinal nomor perseorangan. Ini pertama kali dalam sejarah Asian Games sejak bulu tangkis masuk ke pesta olahraga Asia pada 1962.

Indonesia kini setidaknya sudah mengamankan medali.

Tantangan Belum Selesai

Medali sudah berada dalam genggaman, tetapi perjuangan tim beregu putri belum berakhir. Semifinal akan menjadi ujian berikutnya.

Indonesia harus kembali menjaga kondisi fisik, fokus, dan konsentrasi karena pertandingan di fase empat besar tidak lagi memberikan ruang bagi kesalahan.

PBSI sebelumnya telah menyiapkan komposisi tim berdasarkan evaluasi performa, kondisi fisik dan teknis, serta kebutuhan beregu. 

Tim putri memiliki satu keuntungan yaitu tekanan untuk menghindari hasil tanpa medali sudah hilang.

Mereka sudah memastikan setidaknya satu medali perunggu.

Setelah itu, target bisa bergeser. Dari sekadar memastikan medali, menjadi kesempatan mengejar warna lebih tinggi.



Komentar 0
Terbaru

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!