ID EN

Erick Thohir Bangga Bilal Hasan Tembus UFC, Bawa Nama Indonesia ke Panggung Dunia

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:00

Penulis: Rojes Saragih

Bilal Hasan diwawancarai setelah menang TKO 45 detik atas Mridul Saikia di DWCS Season 10
Bilal Hasan diwawancarai setelah menang TKO 45 detik atas Mridul Saikia di DWCS Season 10, Las Vegas.. Foto: X/ChampRD

Jakarta - Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir menyampaikan kebanggaannya atas keberhasilan Bilal Hasan mendapatkan kontrak dari Ultimate Fighting Championship (UFC).

Bilal meraih kontrak itu setelah tampil impresif dalam Dana White’s Contender Series (DWCS) di Las Vegas, Amerika Serikat. Ia menghentikan petarung India, Mridul Saikia, melalui TKO hanya dalam 45 detik pada Rabu (12/8) pagi WIB.

Erick memberikan ucapan selamat kepada Bilal melalui akun Instagram pribadinya. Ia menilai pencapaian tersebut menjadi bukti bahwa kerja keras atlet berdarah Indonesia mampu membawa mereka menembus panggung olahraga dunia.

“Terus berjuang, terus berkembang, dan bawa nama Indonesia semakin tinggi di UFC! 🔥 Bangga!” tulis Erick di akun media sosial yang dikutip di Jakarta, Senin, 17/08/2026.

Bilal Alakai Hasan merupakan petarung kelahiran Hawaii yang memiliki darah Indonesia dari kedua orang tuanya. Petarung berusia 25 tahun itu menggunakan nama “The IndoNinja” dan berlaga di kelas terbang.

Kemenangan atas Saikia membuat rekor profesional Bilal menjadi 9-0. Sebelum tampil di DWCS, ia sudah memiliki delapan kemenangan tanpa kekalahan dan pernah menyandang status juara kelas terbang Cage Fury Fighting Championship (CFFC).

Keberhasilan tersebut membuat Bilal menjadi petarung berdarah Indonesia kedua yang mendapatkan kontrak UFC setelah Jeka Saragih.

Perjalanan Bilal di dunia bela diri dimulai dari taekwondo. Ia mulai berlatih sejak usia empat tahun dan kemudian meraih sejumlah prestasi di level junior, termasuk gelar Pan-American Taekwondo Junior Championships pada 2017.

Setelah beralih ke MMA, Bilal membangun karier profesional di Amerika Serikat. Kiprahnya di CFFC menjadi salah satu pijakan penting sebelum ia mendapat kesempatan tampil di DWCS dan akhirnya mengamankan kontrak UFC.

Bilal juga pernah berlatih bersama mantan juara UFC Demetrious Johnson. Pengalaman tersebut menjadi bagian dari prosesnya mengembangkan kemampuan sebelum mencapai level tertinggi MMA.

Kini, Bilal bersiap memasuki babak baru dalam kariernya. Ia disebut akan menghadapi petarung Peru, Nilson Rojas, pada debut UFC di kelas terbang.

Rojas juga merupakan petarung yang belum terkalahkan dengan rekor profesional 9-0. Ia dikenal memiliki kemampuan menyelesaikan pertarungan dengan cepat dan mendapat julukan “El Rayo” atau “Si Kilat”.

Pertemuan kedua petarung tersebut disebut akan berlangsung di UFC Fight Night Shanghai pada 29 Agustus 2026. UFC sendiri telah mengonfirmasi penyelenggaraan Fight Night Shanghai pada tanggal tersebut, meski susunan pertarungan dapat berubah.

Bagi Bilal, kontrak UFC menjadi kesempatan untuk membuktikan kemampuannya di panggung MMA terbesar dunia. Dengan rekor sempurna 9-0 dan kemenangan cepat atas Saikia, ia memiliki modal kuat untuk memulai perjalanan barunya.

Lebih dari sekadar pencapaian pribadi, kehadiran Bilal di UFC juga menjadi kabar penting bagi perkembangan MMA Indonesia. Setelah Jeka Saragih, kini ada satu lagi petarung berdarah Indonesia yang mendapat kesempatan bersaing di level tertinggi olahraga tersebut.

Komentar 0
Terbaru

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!