ID EN

Promosikan Wisata Banten, Pemprov Gandeng Master Limbad Bikin Film Edukasi

Kamis, 3 September 2026 | 13:30

Penulis: Arif S

Gubernur Banten Andra Soni bersama Master Limbad
Gubernur Banten Andra Soni bersama Master Limbad di Kota Serang, Banten. . Foto: Pemprov Banten

Pemerintah Provinsi Banten menggandeng pesulap sekaligus aktor Salim Babad atau Master Limbad untuk menggarap film edukasi bertema budaya dan destinasi wisata daerah. Kolaborasi diharapkan menjadi cara baru untuk memperkenalkan kekayaan pariwisata Banten kepada masyarakat yang lebih luas.

Film diproduksi rumah produksi Master Cinema Production (MCP) melalui kolaborasi bersama Insan Pariwisata Indonesia (IPI) DPD Provinsi Banten. Proyek ini mendapat dukungan penuh dari Pemprov Banten.

Gubernur Banten Andra Soni mengatakan pemerintah daerah menyambut positif agenda tersebut. Menurut dia, film edukasi dapat menjadi bagian dari upaya memperkuat promosi pariwisata sekaligus memperkenalkan budaya Banten melalui medium yang lebih dekat dengan masyarakat.

"Kita dukung penuh agenda ini," ujarnya.

Kehadiran film edukasi diyakini dapat menjadi instrumen promosi yang efektif. Selain memperkenalkan destinasi wisata, film ini juga diharapkan membawa pesan mengenai pentingnya menjaga kelestarian nilai-nilai budaya lokal Banten.

Banten memiliki beragam potensi wisata yang tidak hanya bertumpu pada keindahan alam. Kekayaan tradisi dan kehidupan masyarakat adat menjadi bagian penting dari daya tarik daerah di ujung barat Pulau Jawa itu.

Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Banten Eli Susiyanti mengatakan potensi wisata alam dan budaya Banten memiliki daya tarik tinggi dan telah mendapat pengakuan secara nasional.

Sejumlah tradisi menjadi bagian dari kekayaan budaya di antaranya upacara adat masyarakat agraris di Kasepuhan Banten Kidul, Kabupaten Lebak, tradisi budaya khas di Kabupaten Pandeglang dan masyarakat adat Kanekes, hingga berbagai atraksi budaya perkotaan yang berkembang di Kota Tangerang dan Kota Cilegon.

"Sejumlah agenda tradisional tersebut telah masuk dalam daftar Karisma Event Nusantara, dan Pemprov Banten terus mendorong agar lebih banyak ragam budaya lokal yang menampilkan kualifikasi serupa," katanya.

Masuknya berbagai agenda budaya Banten dalam Karisma Event Nusantara (KEN) menjadi salah satu modal penting untuk memperluas daya tarik pariwisata daerah. 

Kehadiran film edukasi diharapkan dapat membawa cerita mengenai tradisi tersebut keluar dari ruang pertunjukan dan menjangkau calon wisatawan melalui layar.

Ketua DPD IPI Provinsi Banten Fairuz Luthfi menyambut baik kolaborasi tersebut. Menurutnya, kekayaan wisata dan budaya Banten membutuhkan strategi promosi lebih masif agar semakin dikenal, tidak hanya di tingkat nasional tetapi juga di dunia internasional.

"Melalui rencana pembuatan film edukasi ini, kami berharap potensi wisata dan budaya Banten dapat terpromosikan dengan lebih luas," jelasnya.

Dengan kekayaan alam dan budaya, Banten memiliki banyak cerita yang bisa disajikan ke publik. Film menjadi salah satu jembatan untuk agar cerita tersebut lebih mudah dikenal sekaligus mendorong semakin banyak orang untuk datang dan merasakan langsung pengalaman wisata di Banten.***

Komentar 0
Terbaru

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!