ID EN

JGS Indonesia Temui Menpora Erick Thohir, Bahas Penguatan Golf Junior Nasional

Kamis, 3 September 2026 | 14:29

Penulis: Rojes Saragih

Ketua Umum JGS Indonesia Rido Nurul Adityawan bersama Menpora Erick Thohir usai audiensi di Kantor Kemenpora, Jakarta, (3/9/2026)
Ketua Umum JGS Indonesia Rido Nurul Adityawan bersama Menpora Erick Thohir usai audiensi di Kantor Kemenpora, Jakarta, Kamis (3/9/2026). Foto: JGS Indonesia

Jakarta - Upaya memperkuat pembinaan golf junior Indonesia menjadi salah satu agenda dalam audiensi The Junior Golf Series (JGS) Indonesia dengan Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora) Erick Thohir di Kantor Kemenpora, Jakarta, Kamis (3/9/2026).

Ketua Umum The Junior Golf Series Indonesia Rido Nurul Adityawan bersama jajaran pengurus JGS Indonesia hadir dalam pertemuan itu.

Audiensi membahas sejumlah agenda strategis untuk memperkuat kompetisi sekaligus pembinaan pegolf junior Indonesia.

Salah satu agenda utama yang dibahas adalah persiapan Indonesian Junior Masters (IJM) 2026, yang dijadwalkan berlangsung pada November 2026.

IJM menjadi salah satu agenda penting dalam kalender kompetisi JGS Indonesia.

Turnamen ini diharapkan dapat memberikan ruang kompetisi berkualitas bagi pegolf junior sekaligus mendukung proses pembinaan atlet secara berkelanjutan.

Tidak hanya membahas agenda kompetisi 2026, JGS Indonesia juga membawa rencana penyelenggaraan kompetisi nasional dan internasional pada 2027.

Pengembangan kalender pertandingan ini menjadi bagian dari upaya memberikan lebih banyak pengalaman bertanding kepada pegolf muda Indonesia, termasuk kesempatan mengukur kemampuan di level internasional.

Ketua Umum JGS Indonesia Rido Nurul Adityawan bersama Menpora Erick Thohir usai audiensi di Kantor Kemenpora, Jakarta, Kamis (3/9/2026)
Ketua Umum JGS Indonesia Rido Nurul Adityawan bersama Menpora Erick Thohir usai audiensi di Kantor Kemenpora, Jakarta, Kamis (3/9/2026)
Sumber: JGS Indonesia

Perkuat Pembinaan Sejak Usia Dini

Pembinaan atlet usia dini dan junior menjadi bagian penting dalam agenda audiensi.

Bagi JGS Indonesia, kompetisi yang terstruktur dan berkelanjutan memiliki peran penting dalam proses pembinaan pegolf muda.

Turnamen tidak hanya menjadi tempat mengejar prestasi, tetapi juga memberikan pengalaman bertanding, membangun mental kompetitif, serta mengukur perkembangan atlet dari waktu ke waktu.

Pengembangan pembinaan tersebut juga membutuhkan ekosistem kompetisi yang memadai.

Karena itu, peningkatan sarana dan prasarana turnamen golf junior turut menjadi salah satu agenda yang dibahas dalam pertemuan dengan Kemenpora.

Peningkatan kualitas fasilitas dan penyelenggaraan turnamen diharapkan dapat semakin mendukung perkembangan pegolf junior sekaligus menciptakan lingkungan kompetisi yang lebih baik bagi atlet-atlet muda Indonesia.

Audiensi dengan Menpora Erick Thohir menjadi momentum bagi JGS Indonesia untuk memperkuat sinergi dengan pemerintah dalam membangun ekosistem golf junior nasional.

Kolaborasi ini diharapkan dapat mendukung proses panjang pembinaan atlet, mulai dari menemukan talenta sejak usia dini, memberikan ruang kompetisi yang cukup, hingga mempersiapkan mereka menghadapi persaingan di level internasional.

Rido Nurul Adityawan menegaskan kesiapan JGS Indonesia untuk terus berkolaborasi dalam melahirkan generasi pegolf muda yang mampu membawa nama Indonesia ke panggung dunia.

“Kami siap berkolaborasi melahirkan atlet-atlet junior golf berprestasi yang siap mengharumkan nama bangsa di kancah dunia!” ujar Rido Nurul Adityawan.

Pertemuan tersebut menjadi salah satu langkah JGS Indonesia dalam memperkuat fondasi pembinaan golf junior nasional.

Dengan kompetisi yang berkelanjutan dan pembinaan yang terarah, talenta-talenta muda Indonesia diharapkan memiliki jalur yang semakin kuat untuk berkembang menjadi atlet berprestasi.

Dari pembinaan di usia dini, JGS Indonesia terus membangun jalan bagi lahirnya pegolf-pegolf muda yang mampu mengangkat Merah Putih di pentas dunia. 

Komentar 0
Terbaru

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!