PSG Juara Piala Super Eropa 2026, Samai Capaian AC Milan dan Real Madrid
Kamis, 13 Agustus 2026 | 05:37
Penulis: Arif S

Paris Saint-Germain (PSG) sukses mempertahankan gelar Piala Super Eropa usai menundukkan Aston Villa 2-1 di Red Bull Arena, Salzburg, Austria, Kamis 13 Agustus dini hari WIB. Dengan kemenangan itu, PSG mengikuti jejak AC Milan dan Real Madrid sebagai tim yang meraih trofi Piala Super Eropa secara back-to-back.
Sebelumnya PSG menjadi juara pada edisi 2025 setelah mengalahkan Tottenham Hotspur melalui adu penalti.
Pertandingan melawan Aston Villa berjalan sengit sejak awal. PSG bermain agresif dan mencoba menguasai permainan.
BACA JUGA
Prediksi Piala Super Eropa 2026: PSG Favorit, Aston Villa Maksimalkan Momentum
Emery Optimistis Aston Villa Bisa Taklukkan PSG, Pengalaman Musim Lalu Jadi Modal
Hasil Playoff Liga Champions: Real Madrid Singkirkan Benfica, Atalanta Menang Dramatis
Peluang pertama PSG melalui Desire Doue di menit ke-20 mampu diamankan kiper Aston Villa, Marco Bizot.
Tekanan PSG menghasilkan gol tidak lama kemudian lewat Khvicha Kvaratskhelia. Pemain asal Georgia itu melakukan aksi individu setelah menerima umpan Doue sebelum melepaskan tembakan keras ke tengah gawang. PSG unggul 1-0.
Aston Villa tidak tinggal diam. Tim asuhan Unai Emery meningkatkan intensitas permainan dan beberapa kali mengancam pertahanan PSG.
Brian Madjo mengancam di menit ke-28. Namun sundulan jarak dekat pemain muda berusia 17 tahun itu masih melebar dari sasaran.
Villa akhirnya menemukan gol penyeimbang menjelang turun minum. Madjo mencetak gol melalui sontekan first time setelah menyambut umpan silang John McGinn di menit ke-45. Skor berubah menjadi 1-1.
Gol itu menjadikan Madjo pencetak gol termuda dalam sejarah Piala Super Eropa, sekaligus memberikan Aston Villa momentum menjelang babak kedua.
Villa nyaris membalikkan keadaan setelah jeda. John McGinn mendapatkan peluang di menit ke-50, tetapi tembakannya ditepis Matvey Safonov.
PSG kemudian merespons melalui gol Desire Doue di menit ke-61. Gol Doue sempat dianulir karena offside, tetapi keputusan diubah setelah wasit meninjau VAR. Gol akhirnya disahkan dan PSG kembali unggul 2-1.
Setelah gol itu, Aston Villa berusaha mencari gol penyama kedudukan, sementara PSG lebih fokus menjaga keunggulan sambil mengandalkan serangan balik.
Namun, tekanan Villa tidak cukup untuk mengubah keadaan. PSG mempertahankan keunggulan hingga peluit akhir dan memastikan trofi Piala Super Eropa kembali menjadi milik mereka.
Kemenangan ini memperpanjang catatan impresif PSG di kompetisi Eropa sekaligus menempatkan klub asal Paris itu dalam kelompok elite bersama AC Milan dan Real Madrid sebagai tim yang mampu mempertahankan gelar Piala Super Eropa secara beruntun.
Sebaliknya, hasil ini memperpanjang catatan negatif Unai Emery. Pelatih asal Spanyol itu selalu kalah dalam empat penampilannya di Piala Super Eropa.***











Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!