TC Persija di Thailand: Shin Tae-yong Fokus Tingkatkan Fisik dan Taktik
Kamis, 13 Agustus 2026 | 10:22
Penulis: Arif S

Shin Tae-yong menjadikan kondisi fisik sebagai salah satu fondasi utama dalam membangun Persija Jakarta menjelang bergulirnya kompetisi musim 2026/2027. Pelatih asal Korea Selatan itu menilai kekuatan fisik tidak hanya menentukan kemampuan pemain dalam berlari dan berduel, tetapi juga berpengaruh terhadap konsentrasi dan fokus selama pertandingan.
Karena itu, pemusatan latihan atau Training Camp Persija di Thailand dimanfaatkan Shin untuk meningkatkan kondisi dasar para pemain. Macan Kemayoran telah bertolak ke Thailand pada Senin lalu dan dijadwalkan kembali ke Jakarta pada Minggu, 23 Agustus.
Menurut Shin, sepak bola modern menuntut pemain memiliki fondasi fisik kuat agar mampu menjaga kualitas permainan sepanjang pertandingan.
BACA JUGA
Persija Belum Pikirkan Persib, Mauricio Souza Tegaskan Fokus Penuh ke Persijap Jepara
Persija Tunggu Nama dari Shin Tae-yong untuk Lengkapi Skuad Macan Kemayoran
Persija Bangun Struktur Lengkap untuk Shin Tae-yong, Semua Aspek Tim Jadi Perhatian
"Dasar paling penting dalam sepak bola adalah fisik. Dengan kondisi fisik yang kuat, konsentrasi dan fokus pemain juga akan semakin baik. Jadi, fisik merupakan salah satu hal yang sangat penting," ujar Shin dalam video yang dibagikan Persija kepada media.
Shin tidak ingin program latihan fisik dilakukan secara sembarangan. Persija terlebih dahulu melakukan pemeriksaan kondisi para pemain.
Hasil pemeriksaan menjadi dasar bagi tim pelatih untuk menentukan program latihan sesuai dengan kebutuhan masing-masing pemain. Dengan pendekatan itu, Shin berharap peningkatan kondisi fisik dapat dilakukan secara lebih terukur.
"Dengan begitu, kami berharap bisa memaksimalkan kondisi fisik setiap pemain," kata Shin.
Meski menjadikan fisik sebagai salah satu fokus utama, mantan pelatih timnas Indonesia itu memastikan dirinya tidak akan memberikan beban latihan secara berlebihan.
Shin memilih pendekatan bertahap agar para pemain dapat meningkatkan kondisi tanpa harus menghadapi risiko cedera yang tidak diperlukan.
"Kami berharap para pemain bisa menjalani pemusatan latihan ini dengan baik tanpa mengalami cedera," katanya.
Selain fisik, Persija memanfaatkan TC di Thailand untuk membangun kembali fondasi taktik tim. Shin mengakui waktu persiapan Macan Kemayoran sebelumnya tidak berjalan ideal karena tim senior secara mendadak harus mengikuti Piala Presiden 2026.
Awalnya, Persija berencana menurunkan tim Elite Pro Academy (EPA) U20 dalam turnamen pramusim karena tim senior dijadwalkan berangkat lebih awal ke Thailand.
"Karena itu, pemusatan latihan ini kami fokuskan untuk membangun kondisi fisik dasar dan taktik dasar tim. Kemarin, dengan adanya turnamen Piala Presiden, kami memang tidak memiliki waktu yang cukup untuk berlatih taktik. Jadi, TC kali ini fokus pada taktik dasar dan fisik dasar pemain," kata Shin.
Persija menjalani program latihan dengan intensitas tinggi melalui dua sesi setiap hari. Shin membagi fokus latihan antara penguatan kondisi fisik pada pagi hari dan pembentukan organisasi permainan pada sore hari.
"Sekarang kami sudah berada di Thailand dan akan menjalani latihan dua kali sehari. Pada pagi hari kami fokus pada latihan penguatan, sedangkan sore hari kami fokus pada latihan taktik tim," pungkasnya.***











Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!