Arsenal Kirim Pesan Keras Usai Hancurkan Man City 3-0
Senin, 17 Agustus 2026 | 18:07
Penulis: Rojes Saragih

Arsenal mengawali musim 2026/27 dengan cara yang sangat meyakinkan. Juara Premier League itu menghancurkan Manchester City 3-0 di Principality Stadium, Cardiff, Minggu (16/8/2026), untuk merebut Community Shield sekaligus mengirim pesan keras kepada para rivalnya.
Kemenangan itu bukan sekadar tambahan trofi bagi Arsenal. Cara mereka menaklukkan City menunjukkan bahwa tim asuhan Mikel Arteta sudah siap mempertahankan gelar Premier League dan kembali memburu trofi lainnya musim ini.
Arsenal bahkan hanya membutuhkan 23 detik untuk membuka keunggulan. Myles Lewis-Skelly mengirim umpan terobosan kepada Riccardo Calafiori yang kemudian menaklukkan Gianluigi Donnarumma untuk membuat skor menjadi 1-0.
BACA JUGA
Pep Sudah Baca Arsenal Tergelincir, City Mulai Gaspol Kejar Puncak Klasemen
Arteta Ungkap Fakta Hubungannya dengan Guardiola Jelang Final di Wembley
Arteta Pastikan Arsenal Belum Selesai Belanja, Fokus Perkuat Skuad demi Pertahankan Gelar
Gol itu menjadi salah satu pembuka tercepat dalam sejarah Community Shield dan langsung memberikan Arsenal momentum besar sejak awal pertandingan.
City mencoba merespons, tetapi Arsenal tampil lebih tajam ketika mendapatkan kesempatan di sepertiga akhir lapangan. Pada menit ke-28, Martin Odegaard mengirim bola ke area tiang jauh yang kemudian diteruskan Christos Tzolis kepada Kai Havertz.
Havertz menyundul bola ke arah tanah dan membuat Donnarumma kembali harus memungut bola dari gawangnya. Arsenal pun memasuki jeda dengan keunggulan 2-0.
City sempat menggagalkan peluang Arsenal untuk menambah keunggulan sebelum turun minum melalui sapuan Joško Gvardiol di garis gawang. Namun, tekanan Arsenal kembali menghasilkan gol tidak lama setelah babak kedua dimulai.
Tzolis kembali menjadi aktor penting. Pemain yang didatangkan Arsenal dari FC Twente itu memberikan assist keduanya kepada Odegaard, yang melakukan tembakan tipu sebelum melepaskan bola ke gawang City pada menit ke-48.
Skor 3-0 bertahan hingga pertandingan berakhir.
Dua assist dalam debut kompetitif membuat Tzolis menjadi salah satu pemain yang paling mencuri perhatian. Pemain asal Yunani itu bahkan terlibat dalam ketiga gol Arsenal, sebuah awal yang nyaris sempurna bersama klub barunya.
Arteta juga memberikan debut kepada Bruno Guimaraes sebagai starter. Gelandang asal Brasil itu bermain pada babak pertama sebelum digantikan Declan Rice setelah turun minum.
Arteta mengaku puas dengan performa timnya. Menurut pelatih asal Spanyol itu, pertandingan melawan City menjadi ujian penting untuk mengukur posisi Arsenal sebelum memasuki musim baru.
Kemenangan ini juga menjadi awal kompetitif yang sulit bagi Enzo Maresca. Pertandingan melawan Arsenal merupakan laga kompetitif pertamanya sebagai manajer Manchester City setelah era Pep Guardiola berakhir.
Di sisi lain, Arsenal menunjukkan bahwa keberhasilan mereka musim lalu bukan sekadar hasil dari satu periode performa. Mereka kini memiliki tambahan pemain seperti Tzolis dan Guimaraes, sementara Odegaard tampil sebagai salah satu motor penting kemenangan atas City.
Bagi Arsenal, Community Shield memang belum menentukan siapa yang akan menjadi juara Premier League pada akhir musim. Namun, kemenangan telak atas salah satu rival utama memberikan sinyal yang sulit diabaikan.
The Gunners sudah mengangkat trofi pertama mereka musim ini. Kini mereka memiliki tantangan yang lebih besar: mempertahankan gelar Premier League dan mencoba melangkah lebih jauh di Liga Champions setelah gagal menjadi juara musim lalu.
Arsenal selanjutnya akan menghadapi Coventry City pada laga pembuka Premier League di Emirates Stadium pada Jumat (21/8) waktu setempat atau Sabtu (22/8) pukul 02.00 WIB.
Jika Community Shield merupakan gambaran awal, Arsenal telah menyampaikan pesan yang jelas kepada para pesaingnya: mereka datang ke musim baru bukan sekadar untuk mempertahankan gelar, tetapi untuk kembali memenangkan lebih banyak trofi.











Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!