ID EN

Shayne Pattynama Dipanggil Timnas Indonesia untuk FIFA ASEAN Cup 2026, Ada Apa dengan Pilihan Herdman?

Selasa, 22 September 2026 | 21:20

Penulis: Rojes Saragih

John Herdman membuat satu keputusan yang memunculkan tanda tanya menjelang FIFA ASEAN Cup 2026.

Shayne Pattynama.

Bek Persija Jakarta ini awalnya tidak masuk dalam daftar 23 pemain Timnas Indonesia yang diumumkan pada 18 September 2026.

Namun, dua hari kemudian, Shayne mendapat Garuda Calling.

Persija mengumumkan pemanggilan tersebut melalui akun Instagram resminya.

Dengan masuknya Shayne, jumlah pemain Timnas Indonesia menjadi 24.

Persija juga kini memiliki enam wakil di skuad Garuda: Nadeo Argawinata, Rizky Ridho, Jordi Amat, Dony Tri Pamungkas, Rayhan Hannan, dan Shayne Pattynama.

Lalu muncul pertanyaan:

Ada apa dengan pilihan Herdman?

Pertanyaan ini menarik karena Shayne belum sekalipun bermain untuk Persija pada Super League 2026/27.

Dari tiga pertandingan awal Persija, Shayne bahkan belum masuk skuad karena masih menjalani pemulihan cedera.

Terakhir kali dia tampil kompetitif adalah ketika memperkuat Indonesia menghadapi Singapura pada Piala AFF 2026, 7 Agustus lalu.

Tetapi ada hal lain yang membuat pemanggilan ini semakin menarik.

Dalam daftar awal 23 pemain, Herdman sebenarnya sudah memiliki banyak pilihan di lini belakang.

Ada Kevin Diks, Dean James, Elkan Baggott, Justin Hubner, Nathan Tjoe-A-On, Dion Markx, Dony Tri Pamungkas, Rizky Ridho, Yakob Sayuri, dan Calvin Verdonk.

Daftar resmi AFF mencantumkan 10 pemain dalam kelompok defender.

Kemudian Shayne masuk.

Artinya, Herdman kembali menambah pilihan di area pertahanan.

Mengapa?

Pertanyaan inilah yang menjadi salah satu pembahasan dalam podcast ITSme.

Podcast yang digelar di Studio ITSme, Sentul, Bogor, menghadirkan pengamat sepak bola Ronny Pangemanan dan Kesit Budi Handoyo.

Diskusi dipandu Gilang Respaty dan Pudila.

Menurut Ronny Pangemanan, pemanggilan Shayne menarik untuk dipertanyakan karena sang pemain belum mendapatkan menit bermain bersama Persija musim ini.

Ropan kemudian menyoroti nama Arlyansyah Abdulmanan sebagai salah satu pemain Persija yang menurutnya patut dipertimbangkan.

Arlyansyah sedang mendapatkan kesempatan bermain bersama Persija.

Dalam tiga pertandingan awal Super League 2026/27, ia tampil dan mendapat kepercayaan sebagai starter.

Bahkan pada laga terakhir melawan Java United, 19 September, Arlyansyah mencetak gol tunggal yang membawa Persija menang 1-0.

Namun, perlu digarisbawahi:

Arlyansyah dan Shayne bukan pemain dengan posisi yang sama.

Jadi, ini bukan persoalan siapa yang menggantikan siapa.

Yang menjadi pertanyaan adalah pertimbangan Herdman dalam menentukan komposisi skuad.

Apakah Shayne memang dibutuhkan untuk sistem permainan tertentu?

Apakah ada perubahan kondisi pemain lain?

Atau Herdman memiliki rencana khusus untuk pemain yang masih dalam pemulihan tersebut?

Sampai saat ini, alasan spesifik pemanggilan susulan Shayne belum dijelaskan secara terbuka.

Dan ada faktor lain yang tidak kalah menarik.

Komposisi Indonesia di FIFA ASEAN Cup kali ini jauh berbeda dibandingkan Piala AFF 2026.

Lebih banyak pemain utama tersedia untuk dipanggil Herdman.

Dalam daftar awal saja terdapat Emil Audero, Maarten Paes, Kevin Diks, Elkan Baggott, Justin Hubner, Nathan Tjoe-A-On, Ivar Jenner, Thom Haye, Calvin Verdonk, Ole Romeny dan sejumlah pemain lainnya.

Indonesia memang kehilangan Jay Idzes karena cedera.

Namun absennya Idzes tidak otomatis membuat lini belakang Garuda rapuh.

Indonesia pernah bermain tanpa Idzes dan mampu meraih kemenangan 3-0 atas Oman pada FIFA Matchday.

Tentu, kehadiran Idzes akan membuat pilihan Herdman semakin lengkap.

Tetapi sekarang persoalannya bukan hanya siapa yang absen.

Melainkan:

Bagaimana Herdman menggunakan banyak pilihan yang tersedia?

Indonesia akan memulai FIFA ASEAN Cup dengan menghadapi Singapura pada 25 September di Stadion Utama Gelora Bung Karno.

Setelah itu, Garuda menghadapi Malaysia pada 28 September dan Bangladesh pada 1 Oktober.

Waktu untuk menjawab teka-teki Shayne pun tidak banyak.

Apakah dia hanya menjadi tambahan kedalaman skuad?

Apakah dia akan mendapatkan menit bermain?

Atau justru Herdman sudah menyiapkan peran tertentu untuknya?

Itulah yang membuat pemanggilan Shayne Pattynama menarik untuk ditunggu.

Karena pada akhirnya...

Garuda Calling bukan hanya soal siapa yang dipanggil.

Tetapi mengapa dia dipanggil...

dan apa yang Herdman ingin lakukan dengannya.