ID EN

FIFA ASEAN Cup 2026: Kevin Diks Jadi Kapten Timnas Indonesia, Luke Vickery Berpeluang Starter

Rabu, 23 September 2026 | 06:44

Penulis: Arif S

Bek timnas Indonesia Kevin Diks
Bek timnas Indonesia Kevin Diks di Stadion Madya Gelora Bung Karno, Jakarta, Selasa 22 September 2026. . Foto: Antara/Zaro Ezza Syachniar

Pelatih John Herdman membuka peluang Luke Vickery starting XI Timnas Indonesia melawan Singapura pada laga pertama FIFA ASEAN Cup 2026. Sementara, Kevin Diks ditunjuk sebagai kapten Timnas Indonesia untuk turnamen ini setelah kapten utama Jay Idzes absen karena cedera.

"Dia bermain sangat direct dan memiliki naluri mencetak gol. Dia punya peluang bagus untuk masuk ke susunan sebelas pertama," ujar Herdman tentang peluang Vickery di Stadion Madya Gelora Bung Karno, Jakarta, Selasa.

Vickery memberikan opsi berbeda bagi Herdman di lini serang. Permainan direct dan naluri mencetak gol menjadi karakter pemain kelahiran 2006 itu masuk dalam pertimbangan pelatih untuk laga pembuka.

Namun, Herdman belum memberikan jaminan tempat utama kepada Vickery. Persaingan masih terbuka bagi seluruh pemain yang mengikuti latihan karena tim pelatih masih memiliki waktu untuk menentukan komposisi terbaik.

"Tapi saya rasa semua pemain yang hadir malam ini punya peluang yang bagus. Mereka harus bersaing secara internal selama dua hari ke depan untuk mendapatkan hak tampil pada laga besar hari Jumat nanti," katanya.

Bagi Vickery, kesempatan menjadi starter bukan datang secara tiba-tiba. Pemain sayap berusia 20 tahun itu sudah beberapa kali mengikuti pemusatan latihan Timnas Indonesia sebelum resmi menjadi Warga Negara Indonesia pada 16 Juli 2026.

Herdman bahkan sudah mengenal Vickery sejak pemusatan latihan pada Mei dan Juni. Saat itu, Vickery masih berstatus calon pemain naturalisasi sehingga belum bisa memperkuat Garuda dalam pertandingan resmi.

"Ya, Luke Vickery. Kami sempat memanggilnya pada pemusatan latihan bulan Mei. Dia sempat empat hari bersama kami, dan kemudian dia menetap sepanjang bulan Juni. Jadi sebenarnya, dia sudah sempat berlatih sekitar tujuh hingga delapan hari bersama tim, meski saat itu dia belum resmi menjadi WNI sepenuhnya," kata Herdman.

Kini, setelah menjadi WNI pada 16 Juli 2026 dan namanya masuk dalam skuad FIFA ASEAN Cup 2026, Vickery berpeluang mendapatkan kesempatan lebih besar di lapangan.

Kevin Diks turut memberikan penilaian positif terhadap Vickery. Selain Vickery, Diks juga menyoroti Mitchell Baker, penyerang baru Timnas Indonesia yang sebelumnya sudah tampil pada Piala AFF 2026.

Menurut Diks, kedua pemain itu telah menunjukkan sikap positif sejak bergabung dalam latihan, termasuk sebelum mereka resmi berstatus WNI.

"Saya hanya bisa mengatakan hal-hal baik. Mereka juga merupakan talenta-talenta besar. Mereka sangat terbuka terhadap masukan, sangat terbuka untuk belajar. Saya hanya bisa mengatakan hal-hal yang baik tentang mereka," kata pemain Borussia Moenchengladbach itu.

Di FIFA ASEAN Cup 2026, Diks memegang tanggung jawab berbeda. Ia ditunjuk sebagai kapten Timnas Indonesia menyusul absennya Jay Idzes.

Kepercayaan itu menjadi momen penting bagi Diks, yang sebelumnya juga sudah menjalankan peran kepemimpinan di skuad Garuda ketika Idzes absen. Pada FIFA Match Day Juni lalu, ban kapten sempat diberikan kepada Rizky Ridho.

"Ya, itu merupakan sebuah kehormatan besar bagi saya. Saya rasa sebelumnya, saya juga sudah banyak membantu. Jika Jay tidak ada di sini, saya berusaha membantu lebih banyak lagi," kata Diks di Stadion Madya Gelora Bung Karno, Jakarta, Selasa.

Diks menyadari dengan absennya Idzes, pemain lain harus mengambil tanggung jawab lebih besar. Ia siap menjalankan peran itu dengan tetap menjaga fokus tim pada target di turnamen.

"Kami merindukan Jay, tetapi tentu saja dia tidak ada di sini. Jadi, kami harus mengambil peran lebih besar. Sekarang saya dipilih sebagai kapten. Saya juga merasa bisa membantu tim pada masa mendatang," kata Diks, yang memasuki tahun kedua bermain di Liga Jerman.

Indonesia akan memulai perjalanan di FIFA ASEAN Cup 2026 saat menghadapi Singapura di SUGBK, Jakarta, Jumat 25 September pukul 20.00 WIB.

Setelah Singapura, Garuda akan menghadapi Malaysia pada pertandingan kedua Grup A, Senin 28 September. Pertemuan dengan Malaysia menjadi salah satu laga yang menyedot perhatian karena rivalitas kedua negara.

Namun, Diks tidak ingin tim terlalu jauh memikirkan pertandingan itu. Fokus utama skuad saat ini mengamankan hasil maksimal pada laga pembuka melawan Singapura.

"Ya, tentu saja. Saya pernah mendengar rivalitas itu. Tapi, kami akan menghadapi Singapura terlebih dahulu," pungkasnya.***  

Komentar 0
Terbaru

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!