ID EN

Persija Minta Komdis PSSI Proses Dugaan Diskriminasi pada Shin Tae-yong Secara Objektif

Rabu, 23 September 2026 | 10:57

Penulis: Arif S

Pelatih baru Persija Shin Tae-yong.
Arsip - Pelatih baru Persija Shin Tae-yong. . Foto: Antara/Zaro Ezza Syachniar

Persija Jakarta memilih jalur regulasi untuk menyikapi dugaan tindakan diskriminasi terhadap pelatihnya, Shin Tae-yong, pada pertandingan melawan Java United dalam lanjutan Super League 2026/2027.

Manajemen Persija menyerahkan proses penyelesaian masalah itu ke Komisi Disiplin Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (Komdis PSSI). Klub berjuluk Macan Kemayoran itu berharap dugaan diskriminasi dapat diperiksa secara objektif berdasarkan fakta dan bukti yang tersedia.

"Persija percaya bahwa setiap kejadian dapat diproses secara objektif berdasarkan fakta dan bukti yang tersedia di lapangan," demikian pernyataan resmi Persija Jakarta di Jakarta, Selasa.

Dugaan diskriminasi muncul setelah pertandingan Persija melawan Java United di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Sabtu 19 September 2026. Persija membawa pulang kemenangan 1-0, tetapi perhatian setelah pertandingan tertuju pada situasi di sekitar bangku cadangan kedua tim.

Ketegangan sempat terjadi di pinggir lapangan. Sebuah video yang beredar di media sosial kemudian memperlihatkan Direktur Teknik Java United Achmad Resal Oktavian diduga melontarkan ucapan diskriminatif kepada Shin Tae-yong.

Dalam rekaman itu, terdengar ucapan, "Kamu di sini hanya pendatang. Ini daerah saya," yang diarahkan kepada pelatih asal Korea Selatan.

Potongan video itu kemudian menyebar di media sosial dan memicu perhatian publik sepak bola Indonesia. Namun, konteks lengkap percakapan yang melatarbelakangi situasi itu belum sepenuhnya diketahui.

Persija tidak ingin mengambil kesimpulan sendiri terkait dugaan pelanggaran itu. Klub memilih menyerahkan prosesnya kepada Komdis PSSI untuk menelaah kejadian berdasarkan fakta, bukti, serta ketentuan disiplin yang berlaku.

Langkah ini sekaligus menempatkan proses penyelesaian insiden dalam mekanisme resmi sepak bola Indonesia. Persija berharap pemeriksaan dapat memberikan gambaran utuh mengenai apa yang terjadi di sekitar bangku cadangan saat pertandingan berlangsung.

Bagi Persija, hasil pertandingan bukan satu-satunya hal yang menjadi perhatian setelah kemenangan atas Java United. Klub ingin memastikan persoalan di luar lapangan ditangani melalui prosedur berlaku sehingga setiap pihak memiliki ruang untuk menyampaikan fakta dan bukti terkait kejadian tersebut.

Dengan menyerahkan persoalan kepada Komdis PSSI, Persija menegaskan sikapnya untuk mengikuti mekanisme regulasi kompetisi. Keputusan mengenai dugaan tindakan diskriminasi terhadap Shin Tae-yong selanjutnya berada dalam proses pemeriksaan dan penanganan sesuai kewenangan Komdis PSSI.***

Komentar 0
Terbaru

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!